Kamis, 03 Februari 2011

Inter pulang dengan 3 poin

Inter Milan akhirnya pulang dengan mengemas tiga poin setelah mampu menundukkan tim tuan rumah Bari dengan skor 0-3 Jum'at (04/02) dini hari.
Tidak terjadi gol di babak pertama, namun Inter akhirnya menutup laga ini dengan keunggulan 0-3 berkat gol dari Houssine Kharja, Giampaolo Pazzini dan Wesley Sneijder. Cristian Chivu seharusnya mendapatkan kartu merah karena memukul Marco Rossi ketika pertandingan berlangsung.
Leonardo menampilkan muka baru Inter di pertandingan ini. Giampaolo Pazzini menjadi starter bergabung dengan Diego Milito, Samuel Eto'o dan Houssine Kharja. Yuto Nagatomo dan Wesley Sneijder yang baru pulih dari cedera duduk di bangku cadangan Inter. Sedangkan tim penghuni dasar klasemen AS Bari sebelumnya telah mengalami lima kali kekalahan beruntun serta kehilangan Salvatore Masiello dan Paulo Vitor Barreto.
Bari memulai laga ini dengan baik, ketika Andrea Ranocchia dikartu kuning wasit karena menjatuhkan Sergio Almiron. Tendangan bebas Almiron memaksa Julio Cesar menepis bola keluar lapangan.
Jean-Francois Gillet menggagalkan usaha Maicon dan sundulan pemain baru Inter, Ranocchia mengarah tepat ke kiper Bari. Bari yang bermain di dalam area mereka sendiri membuat Inter kesulitan untuk mencetak gol di pertandingan ini. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor masih 0-0.
Kerja sama Eto'o dan Milito akhirnya mulai nampak di babak kedua, tetapi kali ini ada Marco Rossi yang mengagalkan tendangan keras Eto'o. Bari mengklaim mereka berhak mendapatkan penalti setelah handsball yang dilakukan Maicon di dalam kotak penalti Inter. Stefano Okaka sempat mendapatkan peluang untuk Bari, namun berhasil digagalkan oleh kapten Inter Milan, Javier Zanetti.
Pemain Bari mendatangi meja Oficial di pertengahan babak kedua, mereka melihat Chivu mendaratkan pukulan ke arah muka Rossi ketika bek asal Rumania itu ingin membuang bola hasil tendangan bebas. Tetapi baik wasit maupun hakim garis tidak ada yang melihat kejadian itu. Kemungkinan Chivu akan menerima sanksi setelah oficial melihat rekaman video pertandingan.
Sneijder masuk menggantikan Milito yang bermain buruk. dan akhirnya Inter memcah kebuntuan melalui kaki pemain baru mereka, Houssine Kharja. Kerjasamanya dengan Eto'o membuatnya bisa melesakkan tendangan menyilang ke arah pojok bawah gawang Gillet. Inter memimpin 0-1.
Setelah tertinggal Bari melakukan perlawanan dengan serangan frontal ke gawang Inter. Namun penampilan gemilang Julio Cesar membuat Inter masih memimpin pertandingan. Dengan keluarnya pemain Bari dari area mereka sendiri, Inter menjadi lebih leluasa menyerang. Akibatnya menjelang laga berakhir, Inter menambah keunggulan melalui tendangan menyilang Giampaolo Pazzini ke pojok gawang Bari.
Namun pundi gol Inter tidak berhenti di kaki Pazzini. Memasuki Injury Time, pemain yang baru sembuh dari cedera, Wesley Sneijder, mencetak gol memanfaatkan umpan dari Pazzini.  

Giampaolo Pazzini (c) get

Rabu, 02 Februari 2011

nike football ronaldinho

Persija Unggul Di Balikpapan

Mitos selama dua musim terakhir yang sulit dimenangkan Persija jika bermain di Stadion Persiba Balikpapan pecah sudah melalui gol semata wayang Erick Arsene Bayemi di Babak 2 menit ke-68 yang memanfaatkan umpan tendangan bebas oleh Bek Persija Ismed Sofyan dari sudut kiri pertahanan Persiba Balikpapan yang langsung disambut oleh heading mematikan oleh Bayemi dan langsung menghujam ke gawang Galih Sudaryono, Kiper Persiba yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persija, kemenangan ini juga sekaligus mendongkrak posisi Persija ke peringkat ke-3 klasemen sementara ISL 2010/2011 dengan poin 23 menggeser Arema Indonesia.

Bermain dengan kondisi lapangan yang cukup buruk akibat diguyur hujan, pertahanan Persija pada babak pertama banyak ditekan oleh tuan rumah Persiba Balikpapan dan hanya sesekali melakukan serangan balik akibat strategi yang kurang berjalan dengan baik akibat aliran bola yang sering tertahan oleh aliran air yang menggenang di lapangan, namun di babak ke-2 Persija mengambil alih permainan dengan terus menggempur pertahanan Persiba hingga akhirnya berbuah gol melalui “Heading” Bayemi, beberapa peluang juga tercipta oleh Persija baik oleh Agu Chasmir, Greg Nwokolo maupun Bambang Pamungkas, namun akibat kurang tenang, Persija hanya unggul tipis 1-0 yang tentu saja menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan selanjutnya di sisa laga Leg-1 menghadapi Bontang FC, 10/2 dan Persisam Samarinda, 13/2 yang kesemuanya akan dimainkan di Provinsi Kalimantan Timur.(

Selasa, 01 Februari 2011

Persija Gulung Persijap 3-0

Persija Jakarta berhasil meraih kemenangan dengan skor meyakinkan 3-0 atas tamunya team Persijap Jepara yang membawa Tim asuhan Rahmad Darmawan (RD) tetap bertahan di posisi 4 peringkat klasemen sementara ISL 2010/2011 dengan meraih point 20 hasil dari 11 kali pertandingan dan hanya kalah selisih gol dari peringkat ke-3 Arema Indonesia dengan poin yang sama.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Persija bertanding dengan determinasi yang baik dengan terus menekan tamunya Persijap Jepara, namun serangan-serangan Persija tidak berhasil di manfaatkan dengan baik secara keseluruhan dan tercatat hanya 3 peluang yang berhasil membuahkan gol, pada babak 1 gelandang Persija, Oliver Macor membawa PERSIJA unggul 1-0 hingga wasit Iis Isya Permana meniup peluit berakhirnya babak 1.

Di babak ke-2 pada menit ke-61 bek energik Persija yang juga merupakan bek tim Nasional Indonesia M.Nasuha berhasil menambah pundi-pundi gol Macan Kemayoran dan merubah skor menjadi 2-0 atas Persijap dan kemenangan Persija dilengkapi dengan gol Agu Casmir pada 10 menit sebelum selesai pertandingan yang menepati janjinya kepada seluruh Media & Jakmania untuk menjebol gawang Persijap dan menjadikan Persija unggul 3-0 hingga pertandingan babak ke-2 berakhir dengan skor tetap 3-0. Kemenangan ini tentunya menjadi modal sempurna sebelum Persija melakukan tour Borneo di bulan Februari nanti saat akan dijamu 3 team Kalimantan yaitu Persiba Balikpapan, 2/2, Bontang FC, 10/2, dan Persisam Samarinda, 13/2.